WELCOME TO MY ROOM ^___^

WELCOME TO MY ROOM ^___^

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.

MASA ORIENSTASI SISWA BARU SEKOLAHALAM BINTARO 2011/2012

MASA ORIENSTASI SISWA BARU SEKOLAHALAM BINTARO 2011/2012

Sepagi ini rutinitas menjelang persiapan ajaran baru. Berasa dekat tapi masih panjang. Ternyata waktu memang sangat cepat berlari. Hari terlewati. Persiapan yang tidak sedikit kami lakukan bersama tim. Yach kerjasama ternyata menentuka keberhasilan kerja kami. Kami selalu mencoba disetiap moment. Dengan begitu kami menjadi tahu segala hal… tentang event, tentang loyalitas, tentang kerjakeras dan juga komunikasi.

Belajar dari pengalaman mungkin itu lebih tepat jika tanpa kata yang bejejal penul dalam paragraph. Moment penyambutan bagi sekolah kami, sekolahalam Bintaro menjadi sesuatu yang sangat unik. Sekolahalam yang berada di jantung kota Bintaro berusaha memperbaiki diri. Jujur banyak duri, banyak hambatan tapi spirit dan pembelajaran yang kami dapatkan lebih amazing dari yang dibayangkan. Justru dengan belajar dari pengalaman menghadapi masalah itulah pembelajaran yang paling berharga. “Orang yang menjadi hebat itu adalah orang yang mampu mengatasi segala tantangan dalam hidup , apapun bentuknya”

Meringkas sedikit apa yang disampaikan Bang Lendo (Konseptor Sekolahalam di Indonesia) pada acara MOS (Masa Orientasi Siswa calon orangtua) 16/7/11, sekarang ini Amerika sedang mengonsep kurikulum pendidikan yang membuat siswa didik merasakan pengalaman yang menantang. Indonesia sudah belajar demikian tanpa dia bersekolah”. Tantangan yang datang itu adalah pendidikan terhebat untuk anak. Dengan tantangan anak akan belajar banyak tentang strategi mengatur kehidupan yang harmonis. Spirit hidupnya kuat sehingga leadershipnya bisa keluar secara alami.

Setiap moment adalah belajar.

“Long life is Education”. Sekolahalam mengenalkan alam sebagai media belajar. Membelajarkan anak dengan pengalaman. Basic akhlaq menjadi tolok ukur nomor wakhid yang tak bisa ditawar. Masih ingat dalam penjelasan Bang Lendo “ Seorang anak belajar disekolah alam akan terasah 4 hal.

1. Akhlaqnya : empati, kepedulian, sopan santun, jujur dll

2. Pengetahuan : logika tumbuh dan berkembang secara alami karena belajar langsung dengan pengalaman riil di lapangan

3. Leadership : keberanian, kemandirian, percaya diri dll

4. Entrepreneurship : mengajarkan bagaimana anak mampu mandiri secara financial. Menjadi generasi mandiri secara ekonomi

Pada hari perdana siswa bersekolah tahun ajaran baru 2011/2012 (18/7/11) siswa datang bersama orang tua mereka. Hal mendasar yang ditawarkan panitia penyambutan adalah bagaimana mengenalkan anak dengan alam lebih dekat. Prakteknya mudah. Kami membuat jalur dari pintu gerbang tengah (batas orangtua mengatar) dengan jalan yang berlumpur. Syarat yang dipenuhi adalah masuk dengan melepas alas kaki dan melewati jalur yang berlumpur .

Filosofi yang menarik

Filosofi dari panitia sangat menarik. Kenapa menggunakan tanah? Dan kenapa harus di pintu masuk?.

1. Manusia terbuat dari tanah. Mengisi kebutuhan fisik (makan ) dengan hasil bumi yang tumbuh di tanah (padi, sayur, buah dll).

2. Sengaja panitia mensetting lokasi di depan pintu masuk. Tidak pandang bulu panitia, guru, orangtua, pengantar, dan seluruh siswa harus melewati jalur yang sama untuk masuk ke lokasi sekolahalam bintaro hari ini (MOS). Ini mengadung pembelajaran bahwa ini adalah pengalaman anak menghadapi tantangan.

Wajah yang semula semangat menjadi berubah. Ada yang berubah semangat dan langsung melewati rintangan jalan berlumpur dengan semyum ceria. Ada yang langsung dibujuk baru mau berjalan. Ada yang menangis sebelum masuk. Ada yang takut kotor. Dan ada juga yang tiba – tiba panic tapi mau mencoba.

Inilah pengalaman.

Butuh perjuangan untuk melewati dengan dukungan orangtua dan guru semua anak akhirnya berhasil melewati tantangan melintsi jalur yang berlumpur hari ini.

Point yang perlu digaris bawahi disini adalah nilai kebersamaan dan kerjasama.

Coba dilihat anak yang tidak mau melintas dan takut kotor rata – rata berhenti di depan pagar. Kalau tidak menangis ya….merengek sedikit. Sangat berkesan melihat guru memberi motivasi dan sembari menjelaskan keasyikan menginjak jalan yang berlumpur “ Kotor tidak apa- apa, nanti habis ini kita cuci kaki sama – sama ya…yuuk dicoba Ibu/Bapak bantu…” kemudian orangtua ikut memberi pengertian dengan cara mencontohkan bahkan mendampingi anak untuk berjalan tanpa alas kaki. Ini lo….yang ingin disampaikan bahwa keberhasilan pendidikan hanya bisa dicapai dengan kerjasama yang baik antara guru, orangtua dan lingkungan( masyarakat).

Adalagi yang menarik. Keteladanan.

Guru menjadi teladan pertama disekolah. Hal yang pertama dilakukan adalah menjadi pioneer . ya…harus berjalan di lumpur duluan sebelum anak – anak mencoba. Orangtua juga mendampingi sambil memberi contoh. Kakak kelas memberi semangat dengan memberi contoh kepada adik – adiknya. Empaty secara alami sudah mulai nampak disini.

Kalau dibilang repot memang demikian. Namun nilai kebersamaan dan nilai pembelajaran itu yang sangat berharga. Bekal yang paling hebat adalah bekal pengalaman. Dimana anak akan senantiasa kuat dalam mengadapi tantang hidup.

Ada beberapa anak tiba – tiba berkomentar setelah melewati jalan yang berlumpur di pintu gerbang masuk tadi, dia mengatakan “ Melewati jalan berlumpur itu asyik, Melewati jalan berlumpur itu lembut, aku berani melewati jalan berlumpur. “ inilah secuil pengalaman mereka. Positif dan dishare secara positif.

Pengalaman itu penting

Nilai terpenting dari kegiatan ini adalah soal pengalaman. Siapa yang mengetahui kehidupan anak di waktu mereka besar?. Tidak ada yang tahu sekalipun mereka adalah orangtua anak – anak. Tantangan yang mereka hadapi jauh lebih beragam dari masa sekarang. Maka membiasakan anak- anak kuat dalam menghadapi tantangan hidup adalah dengan belajar dari pengalaman.

MENGUMPULKAN SEMANGAT RAMADHAN DARI AWAL HINGGA AKHIR

MENGUMPULKAN SEMANGAT RAMADHAN DARI AWAL HINGGA AKHIR

Bulan Ramadhan bulan Allah yang sangat mulia. Dengan kemuliaannya siapapun yang beramal kebaikan dibulan ini dilipat gandakan tak nilainya, bahkan hal biasa yang dinilai manusia kecil tapi jika dilakukan dibulan Ramadahn menjadi sangat istimewa. Misalnya : tidur dinilai sebagai Ibadah, membaca Alquran per hurufnya dilipat gandakan 10 X lipat dari hari biasa.
Inilah Ramadhan. Merayakan ramadhan menjadi kebaikan. Seluruh umat muslim pada zaman Rasulullah begitu antusias menyiapkan Ramadhan. Target ibadah mereka 2X lebih banyak disbanding dengan hari biasa. Bahkan mereka sudah menyiapkannya 2 bulan sebelum Ramadhan. Betapa tidak menggiurkan hati insan yang beriman, jika mereka tahu kemuliaan ramadhan pasti tidak rela menyia- nyiakan kesempatan bertemu dengan Ramadhan.
Bulan Ramadhan bulan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas amal. Puasa yang dilakukan setiap fajar sampai maghrib mengajarkan banyak hikmah. Sedang malam penuh berkah ada sholat tarawih, sholat malam menjadi kemuliaaan. Diwaktu tertentu Allah memberikan waktu mustajab. Dibulan ini hampirsetiap malam malaikat turun dari langit jumlahnya ribuan. Waktu mustajab tersebut sering digunakan untuk banyak berdoa misalnya : dipenghujung waktu sahur, beberapa menit sebelum berbuka dan waktu syuquq (waktu berakhirnya subuh). Maka relakah jika melewatinya tanpa kebaikan?

Satu dari banyak bukti istimewanya Ramadhan

Surat Al baqoroh ayat 183 menjelaskan tentang puasa. Ayat ini sudah sangat familiar. Apalagi jika waktu puasa seluruh khotib / ustadz menyelipkan diawal. Biasanya. Ayat yang sangat istimewa , dumilai dari “Yaa Ayyuhaldzii na Aa manuu” ini panggilan istimewa dari Allah, kita (muslim ) dipanggil dengan panggilan yang indah kemudian dengan puasa Allah memberikan gelar yang mulia juga (la’alakum tattaquun) menjadi orang – orang bertaqwa.
Indah sekali.Rasulullah pun menyiapkan doa khusus ketika ramadhan datang :” Ya Allah bulan Ramadhan telah menaungi kami dan telah hadir, serahkanlah dia kepada kami dan serahkan kami kepadanya. Dan karuniakanlah kesanggupan untuk berpuasa kepada Nya. Kemudian menegakkan malam – malam Nya (di bulan Ramadhan). Dan karuniakan kami kesungguhan kekuatan dan semangat serta jauhkanlah kami darii fitnah didalamnya”.
Diriwayatkan dalam shahih Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu. Bahwa Nabi saw bersabda : “ Setiap amal yang dilakukan anak adam adalah untuknya dan satu kebaikan dibalas 10 kali lipatnya bahkan sampai 700 kali lipat. Allah Ta’ala berfirman : kecuali puasa. Itu untuk KU dan AKU yang langsung membalasnya, ia meninggalkan syahwat, makan dan minum karena KU. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum daripada bunga kasturi.

Menggapai keberkahan untuk Ramadhan

Memahami ilmunya. Bisa menjadi moment yang tepat untuk banyak menggali ilmu agama di bulan Ramadhan. Menuntut ilmu bagian dari jihad. Apalagi dibulan ramadhan pahala yang hari biasa dilipatkan 10 X dibulan Ramadhan bisa &700X, tentunya niat dan tujuan harus kepada Allah semata. Wallahu’alam bishowab.
Semakin produktif dibulan Ramadhan. Kebanyakan orang awam menilai ramadhan menjadikan tubuh lemas, tidak semangat dikarenakan puasa (tidak makan dan minum). Barangkali itu memang benar namun siapa yang mempunyai tubuh kita? Allah sudah menetapkan. Berarti Allah juga yang akan memberikan energy bagi orang yang berpuasa. Mungkin asupan ruhiyah yang banyak bisa jadi Allah memberikan energy yang berlipat juga.
Lemas, tidak semangat hanya sugesti ( bisa jadi) padahal jika tidur saja dinilai ibadah apalagi jika beraktivitas dan memberi banyak manfaat kepada orang lain. Pasti bukan main pahalanya mengalir berlipat – lipat .
Tidak cukup hanya niat diawal. Niat yang diucapkan lisan itu baik namun menjaga niat sampai akhir ramadhan itu menjadi sangat penting. Terkesan remeh tetapi akan terbukti ketika menjelang akhir ramdhan suasana jadi berubah. Repot dengan persiapan lebaran misalnya. Bukan tidak boleh namun ini adalah ujian di penghujung Ramadhan adalah waktu dimana Allah banyak menurunkan kemuliaan salah satunya malam lailatul qodr dan dijauhkannya dari api neraka. Ironisnya banyak yang lebih fokus dengan duniawi (persiapan lebaran)
Menyiapkan aktivitas khusus dibulan Ramadhan dengan target pribadi
Bisa dibilang Ramadhan menjadi jembatan untuk menebar kesalehan social . Aktivitas pribadi dan social bisa dipadu dibulan ini. Bisa tarawih berjamaah. Mengajak orang lain Tadarus bersama, bersedekah , mengingatkan untuk ibadah menjadi hal yang biasa. Sepantasnya bulan ini menjadi langkah awal pembiasaan yang baik. wallahua’lam Bishowab

Doaku dibulan ramadhan ini

Ya Robb jadikan Ramadhan kami penuh keberkahan, cinta, dan rahmat dari Engkau. Jadikan hati kami selalu menyebut nama Mu. Jadikan harta kami berkah dengan sedekah dan zakat kepada MU. Ya Robb perkenankan doa kami… Kami berlindung dari doa yang tidak terkabul. Kami berlindung dari amal yang sia – sia dan kami berlindung dari nafsu yang tidak pernah kenyang. Kami berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat.
Ya Robb tautkan hati kami dengan kebaikan. Bersihkan hati kami dengan istighfat dan taubat kepada Mu. Larutkan kami dalam dzikir malam kepada MU dekatkan kami dengan Alquran supaya kami semakin dekat dengan MU
Ya Robb jadikan kami lebih produktif di bulan Ramadhan ini. Lebih produktif dalam beramal. Menuntut ilmu, berbagi ilmu, bersedekah, mengajar, menulis. Kabulkan doa yang sempat terucap dari lisan kami ataupun doa yang kami sampaikan tanpa suara mulut (suara hati ) kami.
Ya robb ampuni kami . Ya Robb posisikan kami untuk selalu berbuat kebaikan untuk diri sendiri dan untuk oranglain. Ringankan hati kami untuk berbagi kebaikan apapun. Ya Robb jaga semangat kami sampai ujung Ramadhan. Jadikan Ramadhan ini sebagai air yang mencuci bersih dosa – dosa kami. Ya Robb Jadikan kami hamba yang mampu menjaga ramadhan setelah bulan ramadhan berakhir. Ya robb sampaikan kami pada keridhoanmu yang paling tinggi. Pertemukan kami di dalam surge Mu dengan penuh Keridhoan MU pula.Amiiiin amiiiin ya Robbal ‘alamin

Hari pertama puasa..Subhaanallah Nikmatnya….(sekeping sharingku,,,)

Hari pertama puasa..Subhaanallah Nikmatnya….(sekeping sharingku,,,)

Sekeping kisah hari pertama hari ini semoga menjadi awal yang baik bagi saya untuk Ramadhan kali ini. Sejak awal sebelum puasa azzam saya ingin lebih semangat, lebih produktif dan lebih semuanya. Semoga tercapai amiin.
Saya memulai dari positif thingking…”Saya Bisa LEBIH BAIK dengan RAMADHAN INI” dan “SAYA HARUS LEBIH PRODUKTIF di Ramadhan ini” hm…..cukup ampuh untuk menyemangati diri sendiri. ketika Azan Maghrib sudah berkumandang kemarin entah tidak tahu sebabnya hatiku berasa sangat bahagia. Bahagia dengan sesuatu yang sangat istimewa “Alhamdulillah aku bertemu Ramadhan kembali, “Alhamdulillah “ Aku bisa Sholat tarawih nanti malam. “Alhamdulillah” besok semoga bisa puasa. Dan yang lain. Yang pasti sangat bahagia.
Dari lantai 2 saya menatap langit sangat cerah. Saya fikir ini adalah kekuasaan Allah yang super dahsyat. Dan memang BENAR Dahsyat!. Pertama kali dalam benak saya dimalam 1 puasa adalah mengejar deadline untuk betah membaca Alquran. Selain itu saya searching di wesite tentang dzikir dan keutamaannya. Tak lupa buku teman saya yang belum juga selesai saya baca “ Dalam Dekapan Ukhuwah “ Buku yang sangat baik memposisikan kalimat sirohnya…saya tertarik bahkan kadang mengulang halaman yang sudah terbaca untuk mengambil hikmahnya.
Saya masih bertelepon ria dengan Bunda saya di Ngawi sambil menunggu Azan Isya. Jumlah sholat tarawih di Mushola dekat kos saya 23 rokaat. Meskipun 23 jamaahnya membludak. Termasuk saya kebagian di pinggir..he hehe untung bawa koran untuk alas sajadah yang saya bawa. Seperti tahun sebelumya selalu ada tausiah setelah sholat tarawih.
Hari pertama puasa, 1 Agustus 2011
Seperti yang saya niatkan dari awal. Saya ingin lebih produktif dibulan Ramadhan ini. Berbagai aktivitas yang saya rencanakan hari ini banyak yang terlaksana dengan baik. Menulis blog misalnya, memaksa diri untuk mencari keajaiban momentum Ramadhan setiap hari dan kemudian menuangkan dalam bentuk tulisan. Alhamdulillah kemarin membuat tulisan penyemangat dan hari ini adalah yang saya buat sekarang.
Keajaiban hari ini yang Allah berikan ketika saya bisa berkomunikasi dengan Ayah /Ibu di Ngawi sebelum berpuasa. Memohon maaf kepada beliau dan meminta doa yang banyak… (^__^). Silaturahim dengan orang tua siswa yang lama dan baru. Bersilaturahim dengan teman – teman terdekat via sms. Meskipun via sms bagi saya doa mereka istimewa menyemangati untuk berlomba memeriahkan ramadhan dengan amal.
Surprise juga ketika seorang adikkos menginformasikan bahwa beliau akan melangsungkan akad nikah dalam waktu dekat…Subhaanallah Barokallah adikku.. scenario yang indah hari ini. Kabar bahagia adalah termasuk rezeki jadi harus bersyukur.
Buka puasa hari ini Alhamdulillah sangat menyegarkan. Saya mengatakan ini suasana yang menyenangkan Alhamdulillah Ya Robb…Menjelang sholat maghrib dari jendela kamar saya terlihat bulan sabit tipis sekali sangat indah. Sempet terfikir kebenaran 1 Ramadhan jatuh pada hari ini.
Dan ini kisahku hari ini adaakah kisahmu yang menarik untuk dibagi …mari bersyukur dan bersyukur amiiin
Doaku yang paling kenceng “ Ya Robb Izinkan hamba mendapatkan malam MU yang paling Agung Malam lailatul Qodr, sampaikan hamba padanya “ amiin

bertanggung jawab dengan kebersihan ! karena aku ingin disayang ALLAH SWT

bertanggung jawab dengan kebersihan ! karena aku ingin disayang ALLAH SWT

Sekedar sharing dengan kegiatan di sekolah tempat saya mengajar. Sekolah dengan bangunan yang sederhana, dengan fasilitas Alhamdulillah tidak kepanasan walau tanpa AC. Bagi kami itu lebih baik. Seperti biasa setiap waktu bermain saya sebagai pengajar melakukan berbagi aktivitas dengan patner mengajar saya di kelas. Kalau tidak menulis buku komunikasi (combook) ya mengawasi anak – anak bermain. Kalau memungkinkan kami bisa melakukan dua – duanya.

Anak laki – laki lebih cenderung suka bermain sepak bola. Usia mereka belum mengenal betul teknik bermain sepak bola. Penjaga gawang juga bisa jadi wasit, wasit juga bisa jadi pemain utama. Entahlah aturan permainan sepak bola memang tidak mereka perdulikan. Yang penting asal permainan berlangsung sangat menyenangkan itu cukup.

Terkadang melihat kecerian mereka Subhaanallah indah sekali. Sesekali mereka terjatuh, dengan semangat berdiri dan bermain lagi.Buat saya pribadi dunia mereka sangat positif. Meskipun jatuh tak segan untuk berdiri lagi. Sebelum saya paparkan lebih jauh anak -anak yang belajar bersama saya di kelas berusia hampir 5 tahun dan 5 tahun lebih 6 bulan. Dengan kondisi usia yang masih belia mereka punya semangat belajar yang tinggi dan konsisten dengan kebaikan.

Saya bersama parter pun terkadang terkagum dengan sikap mereka. Kami berdua membuktikan mereka memang bersih dari dosa, keluguan mereka itu…(tak bisa tergambar dengan kata – kata). Apa yang dia tahu dia sampaikan dan dia kerjakan. Subhaanallah TKA Rajawali Sekolahalam Bintaro.

Setelah saya dan partner menyelesaikan buku komunikasi kami ikut bermain bersama anak. Anak perempuan lebih suka di kelas. Menggambar, bermain playdough, bermain peran. Unik permainan mereka. sambil menggambarpun cerita mereka bisa panjang lebar. Jika sempat kami memberikan tulisan di lebaran yang sudah mereka isi dengan gambar.

Waktu bermain sudah usai, saatnya kembali ke kelas. Anak yang bermain di luar dipanggi teman – temannya dengan bunyi panggilan khas kelas “TKA RAJAWALI BACK TO CLASS”. Dengan sigap sekitar 10 mereka sudah sampai di kelas dan siap belajar seusai minum.

Sebelum belajar dimulai program bersih harus berjalan. Ini akhlaq. Menjaga kebersihan kelas. Kami memulai dari melihat meja tempat anak -anak menghabiskan snack sebelum freeplay. Jika masih ada nasi berceceran, sampah plastik bungkus snack, tempat makan yang lupa belum dirapikan, potongan sisa makanan yang berjatuhan dll. Anak – anak kami ingatkan “Coba lihat meja, apakah kelas kita sudah bersih?” Anak – anak menjawab “Belum” dan dalam waktu pembiasaan 8 bulan berjalan mereka tergerak untuk mengambil sapu ketika melihat kelas belum bersih.

Selain makanan biasanya anak -anak juga merapikan mainan mereka dengan instruksi lagu
Every body tidy up
tidy up tidy up
every body tidy uo
tidy up tidy up
just like….(sebut nama anak)
Pengkondisian ini yang membuat mereka ingin terlibat aktif dalam membersihkan kelas.

Merapikan adalah bagian dari tanggung jawab menjaga kebersihan juga sama. Maka kata “Tanggung Jawab” bukan kata yang asing untuk Saya dan Partner sampaikan di depan anak – anak. Kerjasama bersama dengan seluruh orangtua menjadikan kami (fasilitator) termotivasi mengingatkan anak – anak kenapa harus begini kenapa harus begitu.

Bertanggung jawab dengan cara membersihkan sisa makanannya entah dengan menyapu entah dengan mengelap dengan kain lap (kanebo). Bertanggung jawab dengan membereskan mainan sehingga kelas tidak berantakan.

Refleksi dari kegiatan ini sering kami lakukan. Saya dan Patner biasanya mengajak mereka duduk melingkar kemudian berbicara dengan anak – anak. Entah mereka memahami sampai dewasa entah hanya karena kami. tetapi setidaknya berusaha untuk mengingatkan yang paling benar.

“Kenapa kita harus membersihkan sampah?” “Karena itu perintah Allah, bukan karena Bu E dan Bu P meminta membersihkan. Setelah kita berusaha membersihkan Allah memberikan hadiah berupa keindahan, kerapian dan bonus kesehatan dari Allah”

“Karena Allah menyukai keindahan jadi Allah meminta kita menjaga kebersihan”, “Sekarang teman – teman (pangilan untuk anak – anak di sekolah) lihat enak mana kelas yang bersih atau enak kelas yang kotor?”

Biasanya anak menjawab “Enak kalau kelasnya bersih”

Dari jawaban seperti ini bisa diarahkan melakukan sesuatu yang baik, merapikan mainan atau membersihkan sampah dilakukan karena Allah, Allah sayang kepada yang suka menjaga kebersihan, Allah suka dengan kebersihan,Allah itu indah, “Mau disayang Allah?”

Doktrin ini kami lakukan sudah 8 bulan. mereka sekarang masih duduk dibangku kanak – kanak. Tidak tahu apakah ini terinternalisasi dalam kehidupan merekan hingga menjadi kebiasaan baik. Tidak mengharap pujian Ayah/Bunda, tidak mengharap Pujian teman, tidak pula mengharap pujian guru.Lebih dari itu mengharap kebaikan dari Allah…
Pun Saya dan Patner hanya sebagai guru yang hanya berusaha menstimulus tidak kurang dari 4 jam pertemuan. Dalam doa kami semoga Allah membantu proses ini tanpa terputus (menebar kebaikan) Wallahua’lam bishowwabsnack time

Benarkah ini tren Sekolah Alam?> Part 2

Benarkah ini tren Sekolah Alam?> Part 2

Sekolahalam terlahir menjadi sekolah alternative. Keunggulannya tersebar luar melalui sosialisasi dari mulut ke mulut. Kalau di lihat dari rintisan sekolahalam yang pertama banyak kendala yang dihadapi apalagi jika berkaitan dengan perizinan dengan birokrasi.

Semakin lama sekolah alam menjadi sekolah yang dicari. Meskipun sekolahalam juga banyak kekurangan dan kelebihan artinya ini bukan sekolah sempurna tetapi sekolah yang mau belajar menjadi lebih baik.
Kondisi seperti diatas yang menganggap sekolahalam adalah sekolah yang paling sempurna tidak dibenarkan. Sekolah alam mengajarkan setiap elemen mau dan mempunyai semangat untuk selalu belajar. Tak peduli itu guru, orang tua, anak- anak dan bahkan menejemen. Semua mengkondisikan untuk sellau update dengan semangat belajar.

Kurun waktu 10 tahun semakin banyak masyarakat yang mengenal sekolahalam. Akhirnya berbondong – bondong orang mendaftarkan anaknya ke sekolahalam, ada juga yang ingin menjadi guru di sekolah alam ada pula yang ingin mendirikan /mengembangkan sekolahalam.

Gaungnya semakin terdengar, pada akhirnya ada pula yang terbawa arus tren sekolahalam tanpa mengetahui filosofi dasar sekolahalam.
“Sekolahalam itu apa?” Beberapa orang yang saya temui pun banyak yang bertanya demikian. Kadang disusul dengan kalimat “Sekolahalam itu belajar di tempat terbuka ya?” “kalau hujan bagaimana”
Wajar orang bertanya demikian karena bayangannya masih terpaku dengan “alam” pada nama sekolahalam.

Sekolahalam mengambil filosofi yang dalam yang diambil dari cara pendidikan Allah kepada Rasulullah saw dan pendidikan Rasulullah dalam mengajarkan ilmu kepada sahabat – sahabatnya. Rasulullah belajar dari pengalaman (yang diberikan Allah) pembentukan mental yang kuat sebelum yang lain.

Pembentukan mental ini adalah akhlaq yang kuat. Kebaikan yang menjadi dasar segala tindakan. Akhlaq yang baik hanya bisa di pelajari dari akhlaq Rasulullah. Butuh proses yang tidak sebentar untuk membentuk akhlaq yang baik. hasilnya pun tidak seperti memasak mie instan. Hari ini diajarkan selamanya bisa. TIDAK. Harus diulang – ulang bahkan sampai berbulan – bulan.

Sekolahalam tidak hanya belajar di alam (lokasi belajarnya di alam terbuka) tetapi ternyata alam yang Allah ciptakan menjadi hikmah (harta karun) yang berlimpah. Mendekatkan diri kepada Tuhan dengan bertafakur, menjaga keseimbangan sebagai tanggung jawab manusia kepada Robb nya (khalifah fil ard)
Tujuan pendidikan sekolahalam tidak hanya mencetak anak yang hafal materi tetapi lebih dari itu “khalifah fil ardh” dimana manusia mempunyai tugas dari Allah untuk menjadi pemimpin di bumi. Menjadi pemimpin membutuhkan pengetahuan yang cukup, ekonomi yang kuat dan kepemimpinan yang kuat pula.

Untuk membentuk mental/akhlaq khalifah fil ardh yang diharapkan tidak bisa diukur hanya dengan deretan angka ulangan harian diatas 8. Dan prosesnya ini pun tidak selesai satu, dua hari 4, 3 bulan, bahkan lebih dari setahun.

Elemen pembentuknya pun tidak sendiri keterlibatan semua guru, orangtua, keluarga bahkan lingkungan sekitar menjadi faktor penting keberhasilan. Maka sekolahalam mengajak semua untuk selalu belajar.
Sekolahalam bukan sekolah yang tren saja maksudnya sekarang bukan trennya anak masuk sekolahalam tetapi lebih tepatnya sekarang adalah trennya untuk belajar dan terus belajar

Banyak makna yang tersirat dari pelabelan sekolahalam. “Nilai” nilai kembali kepada Tuhannya dengan menjalankan tugas sebagai manusia sholih/sholihah. Menggenggam dunia tetapi hatinya bersinar cahaya Robbnya…dan nanti kita pun akan kembali kepada Robb Kita wallahu’alam bishowwab

Benarkah ini tren sekolah Alam? > Part 1

Benarkah ini tren sekolah Alam? > Part 1

Setiap hari serasa penuh dengan berjubel ide, berjubel kata yang harus di keluarkan. Tetapi membiarkan bibir mengucapkan banyak kata yang tak bermanfaat sama saja dampaknya bisa teman – teman tebak sendiri. hampir setiap minggu saya bersama rekan kerja berkumpul membicarakan masa depan. Entah itu masa depan akhirat yang bersangkutan dengan posisi kita sebagai hamba Allah ataupun yang berhubungan dengan dunia.
Waktu kami memang tidak banyak namun, kurang lebih 1 jam kami membicarakan rencana masa depan.

Sebuah kalimat yang memunculkan semangat saya untuk merangkai kata yang taklama bisa keluar dari kepala. Atasan saya menceritakan tulisan yang ada di sebuah majalah keluarga. Kata beliau “Menggelitik”. Kenapa bisa demikian?
Kata “Menggelitik” memancing seseorang untuk lebih dalam kearah penasaran apa penyebabnya atau bisa jadi akibatnya atau yang lain. Kebetulan tulisan yang diceritakan kepada saya berkaitan soal nilai. “Nilai” berbeda dengan “Tren”

Jika ada seseorang yang sedang terhanyut oleh tren maka hidupnya akan secepat kilat berubah dengan tren yang ada. Tren hijau ikut hijau, tren merah ikut merah. Adaptasinya cepat. Untuk beberapa kasus dalam sudut pandang tertentu mengikuti tren menjadi peluang bisnis. Namun ada beberapa hal yang tidak seharusnya mengikuti tren tanpa menggali lebih dalam apa makna yang terkandung didalamnya.

Kemampuan pribadi satu dengan pribadi yang lain dalam menarik kesimpulan tentang nilai sebelum memutuskan ikut dengan tren berbeda. Ada orang berhati – hati sehingga menganggap tren hanya menjadi sebuah kewaspadaan. Pertimbangannya pun ada sebab dan akibat.
Ada orang yang dengan gegabah mengikuti tren sehingga ya… Akibatnya tidak tanggung –tanggung menyesal, atau mengeluh.

Untuk soal ini saya ingin mengungkap fenomena yang sudah tidak update tapi masih harus dipelajari lebih dalam. Baru kurang lebih sebuah sekolah alternative berdiri menjamur di seluruh pelosok negeri. Alasannya bermacam – macam kurang lebih A –Z.
Muncul sekolah berlabel agama, ada sekolah dengan konsep seperti di rumah yang sekarang kita kenal dengan home schooling, dan ada sekolah yang terinspirasi dari alam yang sekarang kita kenal dengan sekolahalam.

Sebenarnya kurang tepat jika sekolah alam hanya terisnpirasi oleh alam saja. Alam mengantarkan pada hakikat sebuah sumber dari segala sumber. apakah itu? Tuhan,, ya Allah SWT.
inspirasi tertulis yang Allah bekalkan kepada manusia adalah Alqur’an dan pelengkapnya Hadist Rasulullah.Digali sampai kapan pun tak akan habis.sebelum Allah memutuskan akhir dari waktu.

Permasalah pendidikan yang tak kunjung usai. Lebih tepatnya bertambah (mungkin, peace^_^) membuat para orang tua berfikir panjang lebar (kali tinggi jadi volume ..hehe) untuk mempercayakan anaknya di lembaga pendidikan yang bernama “Sekolah”

Munculnya sekolahalam dan sekolah berlabel nasional, international dll. dianggap menjadi salah satu alternative pendidikan yang lebih baik dibanding sekolah konvensional. Bagi orang tua yang sudah merasakan menyekolahkan anak di sekolah tertentu (alternative) dengan rela berbagi sharing kepada khlayak luas. Baik tentang keunggulan ataupun kesesuaian dengan kondisi anak.

Pada dasarnya sebuah lembaga pendidikan itu baik asalkan sumbernya jelas –jelas baik .Wallahua’alam bishowab

secangkir semangat Sekolahalam

secangkir semangat Sekolahalam

kawan, kami berdiskusi tentang pendidikan hari ini di sekolah. kemudian ada kalimat Sekolahalam sudah sangat bagus,tapi sayang (ada tapinya) guru di sekolahalam masih produk sekolah konvensional…

jadi kepikiran adakah 50% diantara jumlah keseluruhan anak sekolah alam esok bisa menjadi pendidik di sekolahnya (sekolahalam)?

Top of Form

Suka · · Berhenti Mengikuti Kiriman · 10 Maret pukul 21:31

Weni Darmono dan Ferous Sekolahalam menyukai ini.

Adhika Bayu Insya Allah tidak perlu khawatir, di Balikpapan saja ada siswa kami yang menyatakan ingin mengajar di sekolah alam. Pasti di SA lain juga ada!

11 Maret pukul 6:02 melalui seluler · Tidak Suka · 2

Yusrianah Lendo meski direkrut dari lulusan sistem pendidikan konvensional, asalkan sang fasilitator memiliki keinginan yang kuat utk out of the box sesuai kaidah yang berlaku di sekolahalam, insyaa Allah bisa memenuhi syarat menjadi agen perubah masa depan..

11 Maret pukul 11:19 · Suka · 3

Myra Safar saya rasa walaupun saat ini hampir seluruh fasilitator sekolah alam adalah output dari sekolah konvensional, tdk perlu ada kata ‘sayang’, saya setuju dengan bu yusri. selain itu, kita semua sdh memilih menjadi fasilitator sekolah alam artinya mindset kita sudah berubah dari konvensional menjadi mindset sekolah alam. pengalaman saya pribadi, semakin menggali ‘the beauty of sekolah alam’ saya semakin yakin bahwa konsep inilah yang baik untuk pendidikan anak-anak kita…. mindset saya dan tim pun sudah jauh berubah dari mindset konvensional… bayangkan bu, kalo kita yg output konvensional tdk memulai, kapan akan ada lulusan sekolah alam yang akan menjadi fasilitator sekolah alam kelak? insya allah akan banyak lulusan sekolah alam yg menjadi guru sekolah alam… mengapa? karena mereka kita tanamkan cinta ilmu dan suka berbagi…..

21 Maret pukul 5:41 · Suka · 2

Ferous Sekolahalam Yang penting punya semangat to be number 1.

23 Maret pukul 8:48 · Suka · 1

Sekolah Alam Bengawan Solo hancurkan….hancurkan….!!! ^^

23 Maret pukul 9:03 · Suka

Weni Darmono Tidak perlu khawatir… Siswa lulusan sekolah alam yang terbiasa dengan konsep pendidikan sebagaimana mereka kenal, akan dengan senang hati mengembangkannya, jika pada akhirnya mereka memilih berkarier di jalur pendidikan. Jangankan siswanya, yang kami alami di sasi, ada ayah bunda yang sangat atensi memantau sejauh mana konsep sekolah alam dilaksanakan di sekolah ……

23 Maret pukul 9:10 · Suka · 1

Ferous SekolahalamSekolah Alam Bengawan Solo. Waduuuuuuh opone yang dihancurkan?

23 Maret pukul 9:40 · Suka

Ferous Sekolahalam DIANTARA MINDSET YANG PERLU BERUBAH ADALAH TENTANG KURIKULUM.

KITA semua tau bahwa istilah kurikulum berasal dari bahasa latin, cure artinya trek atau jalur pacu dan berhubngan dengan kata courier, pembawa titipan / amanah yang harus dihantarkan dari satu titik ke titik tertentu melaui trek tertentu pula. Dan juga berhubugan dengan ‘curriculum vitae’ (riwayat hidup). History of life disebut CURRICULUM VITAE karena kehidupan (life) berlangsung melalui sebuah jalur (garis) kehidupan yang menjadi pengalaman hidup dan distrukturkan menjadi curriculum vitae (riwayat hidup) atau kadang disebut sebagai treck record (rekam jejak) kehidupan.

Padanan kurikulum dalam bahasa Arab adalah منهج /manhaj/ yang artinya pedoman / rambu-rambu dalam menempuh perjalanan dan berhubungan pula dengan kata منهاج /minhaaj/ yang arti dasarnya adalah jalan yang ditempuh atau metode.

Konsepsi kurikulum pendidikan sebagai Tata Mata Pelajaran (Structure of Subject Matter) dan pembagian kurikulum (program pendidikan) ke dalam kegiatan kurikuler, kokurikuler, ekstra kurikuler, non kurikuler sudah sangat lazim (konvensional). Walupun masih banyak yang miskonsepsi tentang kategori-katagori tersebut.

Kami punya usul (dan sudah coba diterapkan), agar konsepsi kurikulum juga adalah Penataan Pengalaman Belajar (Structuring of Learning Experiences) dan agar program (kurikulum) pendidikan dibagi menjadi:

1. KURIKULUM (trek / jalur) FARDHU ‘AIN (KFA), yang berkaitan dengan akhlak maka semua peserta didik harus mengikutinya.

2. KURIKULUM FARDHU KIFAYAH (KFK), yang (berkaitan dengan bakat, sehingga tidak semua peserta didik harus mengikutinya, pilihan)

3. KURIKULUM WASILAH / PENUNJANG (KWP) KFA / KFK yang merupakan alat atau sarana penunjang kedua kategori kurikulum di atas sehingga dengan demikian hukum mengikutinya mengacu pada urgensinya terkait KFA / KFA. Sesuai kaedah للوسائل حكم المقاصد /lil wasaa-il hukm al-maqaashid/ Hukum sarana mengikuti hukum yang dituju (‘Ain apa Kifayah).

CONTOH KFA: Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat, Haji, Tilawah, Tadabbur & Tahfizh Al Qur`an, Konservasi, Manjemen, Entrepreneurship, Leadership, Art dsb.

CONTOH KFK : Tani-Kebun-Ternak, Pertambanhan. Kehutanan, Musik, Sepak Bola, Motor Cross, Keuangan, Akuntansi, Administrasi Niaga, Administrasi Negara, Ushul Tafsier, Ushul Al-Fiqh, ‘Ilm Riwayaht Wa Dirayat Al Hadits, Videographi, Cinematographi, Kuliner, Literacy (Dalam Arti, Menjadi Penulis Novel, Lirik, Skenario) dsb.

CONTOH KWP : Literasi (dalam arti Membaca (قراءة /Qiraa-`Ah/) dan Menulis (كتابة /Kitaa-Bah/), Math, Science, Language, Fiqh Al Ahkaam dsb.

Tiga katagori di atas didasarkan pada 3 CHARACTER VALUES of HUMAN RESOURCE (3 nilai karakter sumberdaya manusia): 1. Akhlak (Moral); 2. Bakat (Talent); 3. Pengetahuan (Knowledge)

Nah yang paling ‘lucu’, kacau wal rancu dalam Sistem Pendidikan Nasional kita, MATH, SCIENCE dan LANGUAGE entah secara sadar atau tidak dperlakukan sebagai FARDHU ‘AIN, lebih penting dari Belajar Shalat dan Tilawah al Qur`an. Sedangkan AKHLAK / MORAL walaupun dianggap penting namun kurikulumya disajikan secara scholastic-kognitif (pelajaran untuk otak, mengingat wal menghafal atau paling paling menganalisa).

WallahuA’lam bishshawab.

23 Maret pukul 9:47 · Suka

Eka Safitri subhaanallah ustadz Ferous Sekolahalam, Ibu Yusrianah Lendo, Ibu Weni Darmono,@Adhika Bayu, Myra Safar, Sekolah Alam Bengawan Solo… masih banyak yang harus di pelajari terimakasih ilmu, nasehat dan semangatnya ^_^…saling mensupport untuk Pendidikan Indonesia yang lebih baik…

Bottom of Form

 

Tahapan perkembangan anak usia 1-5 tahun menurut June R. O

Tahapan perkembangan anak usia 1-5 tahun menurut June R. O

Parameter perkembangan

Umur 1 sampai 2 tahun

No

Aktivitas

Tanggal observasi

1

Merangkak anak tangga

 

2

Menumpuk 2-3 benda

 

3

Menunjuk untuk menyatakan keinginan

 

4

Mengikuti  petunjuk sederhana

 

5

Memegang pensil warna dan membuat garis

 

6

Menaruh benda dalam wadah

 

7

Mengguncangkan benda keluar dari wadahnya

 

8

Melemparkan benda keluar dari wadahnya

 

9

Mengikuti perintah sederhana

 

10

Menyebutkan nama benda sederhana (misalnya bola, rumah)

 

11

Mulai berlari

 

12

Mampu mengingat gambar satu benda

 

13

Mengobrak abrik laci, keranjang baju  dan wadah lain karena ingin tahu

 

14

Duduk dengan diam mendengar cerita sederhana

 

15

Melempar bola ke arah orang lain  

 

16

Menendang bola

 

17

Berjalan mundur

 

 

Nilai :

Jika ada < 10 = perkembangan terlambat

Antara 10 – 15 = perkembangan agak terlambat

Jika ada >16 = memuaskan  

 

 

 

 

 

 

 

 

Parameter perkembangan

Umur 2 sampai 3 tahun

No

Aktivitas

Tanggal observasi

1

Membuka dan menutup pintu

 

2

Berlari dengan baik

 

3

Senang memanjat

 

4

Menuruni anak tangga satu demi satu dengan kaki yang sama secara perlahan

 

5

Menumpuk benda lebih tinggi (6 benda atau lebih)

 

6

Menggunakan pensil warna untuk membuat tulisan cakar ayam

 

7

Dapat melipat kertas bila dicontohkan terlebih dahulu

 

8

Mencoba memakai dan mencopot baju sendiri

 

9

Menggunakan 2 kata atau lebih ketika berbicara

 

10

Mulai senang mendengarkan cerita bergambar

 

11

Melompat dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah

 

12

Aktif dalam permainan

 

13

Ikut membereskan mainan

 

14

Hafal nama lengkapnya

 

15

Tahu jenis kelaminnya

 

16

Tahu berapa umurnya

 

17

Meniru tingkah laku dan suara

 

18

Berdiri seimbang diatas satu kaki untuk beberapa saat

 

19

Mengerti konsep sederhana misalnya atas/bawah, panas/dingin, besar/kecil, buka/ tutup

 

20

Terlibat dalam permainan yang membutuhkan konsentrasi (memilah / memasangkan)

 

 

Nilai :

Jika ada < 10 = perkembangan terlambat

Antara 10 – 15 = perkembangan agak terlambat

Jika ada >16 = memuaskan  

 

 

 

 

Parameter perkembangan

Umur 3 sampai 4 tahun

No

Aktivitas

Tanggal observasi

1

Naik turun tangga dengan kaki kiri dan kanan bergantian

 

2

Mencoba, mencontoh beragam bentuk yang tergambar lingkaran, kotak, segitiga, segiempat, dan oval

 

3

Memasang dan mencopot sepatu

 

4

Menghitung 1 – 4 benda yang sama

 

5

Mengulang sedikitnya 3 benda terakhir yang berurutan disebutkan

 

6

Mampu menceritakan kembali atau mengingat cerita sederhana (pengalaman )

 

7

Bermain permainan individu sederhana diantara teman lain

 

8

Mencopot kancing baju sendiri

 

9

Mengendarai sepeda roda tiga (koordinasi tampak baik)

 

10

Berbicara kalimat pendek dan sederhana

 

11

Tampak mengerti aturan permainan

 

12

Bermain lompat tali

 

13

Memotong dengan arahan

 

14

Mengenali 8 warna dasar

 

15

Memecahkan persoalan (tenggelam/mengambang, puzzles)

 

16

Mengenali bentuk lingkaran, kotak, segitiga,segiempat, oval)

 

17

Mengenali beberapa huruf alphabet

 

18

Mampu berjalan seimbang pada titian sempit

 

19

Menyelesaikan perintah sederhana

 

20

Melompat satu kaki dengan teknik yang lebih sempurna

 

 

Nilai :

Jika ada < 10 = perkembangan terlambat

Antara 10 – 15 = perkembangan agak terlambat

Jika ada >16 = memuaskan  

 

 

 

 

 

Parameter perkembangan

Umur 4 sampai 5 tahun

No

Aktivitas

Hasil  observasi

A

B

C

1

Mampu toiliet training

 

 

 

2

Bisa makan dengan sendok /garpu

 

 

 

3

Duduk tenang untuk beberapa saat

 

 

 

4

Senang bila mendengarkan cerita

 

 

 

5

Memakai jaket sendiri tanpa bantuan

 

 

 

6

Mampu mengancingkan jaket sendiri

 

 

 

7

Mampu memakai sepatu sendiri dengan benar

 

 

 

8

Membereskan mainan bila diminta

 

 

 

9

Senang berada diantara orang lain

 

 

 

10

Memperhatikan/ merawat barangnya sendiri

 

 

 

11

Berbagi dan mau bergiliran

 

 

 

12

Menerima apa yang dibatasi oleh orangtua

 

 

 

13

Berbagi perhatian orang tua dan saudara

 

 

 

14

Mengikuti petunjuk sederhana

 

 

 

15

Berkunjung ke kerabat lain tanpa orang tua untuk waktu yang pendek

 

 

 

16

Mampu menyebut nama lengkap dirinya

 

 

 

17

Mengerti konsep sederhana seperti besar/kecil, keluar/masuk, naik/turun, buka/ tutup, kiri/ kanan.

 

 

 

18

Mengenali benda yang biasa ditemui di rumah

 

 

 

19

Memperlihatkan imej diri positif

 

 

 

20

Bertanya untuk memperoleh informasi

 

 

 

21

Mengerti konsep angka 1-5

 

 

 

22

Mengenali suara – suara yang biasa ada di rumah

 

 

 

23

Menceritakan pengalamannya

 

 

 

24

Menyebut kegunaaan benda yang biasa ia temui di rumah

 

 

 

25

Mengenal 8 warna dasar

 

 

 

26

Mengenali huruf dan suara

 

 

 

27

Mampu mengingat dan mengulang 2/3 benda berlainana dalam konsep yang sama, misalnya 5,7,9 (merah biru kuning),g,b,d

 

 

 

28

Melompat dua atau tiga kali dengan satu kakil dalam satu garis  

 

 

 

29

Mampu menangkap bola yang cukup besar

 

 

 

30

Mampu berlari dan berhenti dengan perintah

 

 

 

31

Mampu menggambar gambar sederhana

 

 

 

32

Mampu membedakan bentuk – bentuk yang berlainan

 

 

 

33

Mampu mencontoh gambar lingkaran atau kotak

 

 

 

34

Mampu bercerita setelah mendengarkan cerita yang dibacakan

 

 

 

35

Memilah obyek atau gambar yang hampir sama

 

 

 

36

Meletakkan jari yang sesuai ketika memegang pensil

 

 

 

37

Mampu mengerjakan 2- 3 kalimat instruksi secara bersamaan

 

 

 

38

Melipat kertas

 

 

 

39

Menunjukkan respon (kontak mata )kepada lawan bicara ketika diajak  berbicara

 

 

 

40

Mampu berdiri dengan hitungan tertentu (progress)

 

 

 

41

Mengenal seluruh indera dan mampu menujukkan baik secara urut maupun secara acak

 

 

 

42

Membuat gambar orang dengan coretan sederhana (kepala. 2 kali dan 2 tangan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Image

SEPAKET SEMANGAT MENCARI ILMU

SEPAKET SEMANGAT MENCARI ILMU

Kisah mempunyai nilai yang tinggi, ya lukisan Monalisa saja harganya setinggi langit, semakin menarik kisahnya maka harga yang ditawarkan semakin melangit. Entahlah hari ini mungkin menjadi salah satu kisah yang menyertai setiap manusia mungkin lebih tepatnya kisah ini sudah tertulis di Kitab Tuhan.
Seseorang yang mempunyai impian maka Tuhan akan menunjukkan jalan menggapai impian. Dengan syarat impian itu diikhtiarkan tidak hanya sekedar angan –angan. Hari Selasa 7 Februari 2012 mendapatkan informasi dari group milist.Informasi ini terkait dengan sebuah mimpi masa depan lebih baik.
Tanpa berpikir panjang 3 insan siap mendaftar dengan mengirim sms kepada panitia sebagai konfirmasi awal (boking tempat). Semangat ketiga insan ini tak lain adalah semangat untuk naik ke stage hidup berikutnya. Menurut ajaran agamanya ini adalah impian mereka ini adalah impian mencapai derajat 50% dari agamanya. Dhasyat bukan?
Bunyi telepon berdering pagi – pagi “ Naik motor ya? Bilang tolong kabarin yang lain plus Nanti SMS Yuci ya?” kalimat yang terucap oleh Fanny kepada Haichi suapaya mengingirim sms seperti yang disampaikan (tidak mirip sich) kepada Vieds. Tanpa berpikir panjang Haichi segera merangkai kata yang tepat untuk dikirim kepada Vieds. Vieds adalah sahabat Fanny dan Haichi yang sepakat untuk berangkat bersama menggunakan motor.
Perjalanan dimulai dari acara pinjam helm. Vieds sudah punya helm, sementara Fanny dan Haichi melacak kos – kosan temannya untuk mencari pinjaman helm. Setelah memasuki 1 kamar kos dapat 1 helm. Girang betul mereka serasa mudah saja. Masih harus mencari helm untuk Fanny. Ide mereka melesat untuk pinjam di kantornya.
Suasana di kantor sepi, Fanny tidak mendapatkan helm, setelah tengok kanan dan kiri di tempat helm ada helm tapi kecil. Karena acara yang akan dihadiri dimulai pukul 09.00 WIB maka Fanny mencari pemilik helm dengan menelpon petugas kantor. Tidak ada yang mengakui helm siapa tetapi Fanny diizinkan untuk bawa helm kecil.
Apa boleh buat Fanny sebenarnya ragu mau membawa, “Mau bagaimana lagi dari pada kena tilang” jelasnya sekedar bawa aja, pun kalau dipakai bisa pusing 7 keliling.
Vieds, Fanny,dan Haichi memulai perjalanan ke lokasi acara. Tidak ada yang tahu persis tempatnya dimana. Hanya bermodalkan kertas alamat yang sudah diprint out saja. “lewat mana?” pertanyaan ini sering terucap anatara ketiga sahabat ini. Wajar mereka bertiga sama – sama tidak mengerti jalan yang paling cepat yang mana.
Berhubung waktu semakin melaju mereka mencoba menghubungi orang yang dianggap tahu lokasi. Petunjuk yang diberikan panitia pun kurang mewakili. Setelah telepon sebentar dapatlah klu menuju lokasi. “Alam Sutera” ini adalah nama tempat di daerah Tangerang
Mereka sadar perjalanan yang akan ditempuh sangat jauh, jadi mereka saling berpesan “jangan jauh – jauh ya?” (maksudnya jangan terlalu cepat naik motornya). Tepat sampai di sebuah pertigaan Vieds mulai ragu dengan jalan yang dia pilih. Dia berhenti kemudian bertanya kepada pedangan asongan yang mangkal dipinggir jalan “ Pak kalau mau ke Alam Sutera arahnya kemana ya?”
“ ini lurus aja neng “
Setelah berterimakasih, Vieds memutar balik motornya. Tanpa di sangka Haichi dan Fanny tidak bisa selancar Vieds. Bukan karena tidak bisa menyebrang namun bergantian dengan mobil yang melintas.
Motor sudah melaju dengan kencang. Sesuai dengan petunjuk pedangan asongan jalan ke Alam Sutera luru terus. Entah berapa kilometer per jam kecepatan motor Vieds,Fanny dan Haichi sudah tidak bisa melihat Vieds di depannya.
Mereka panic harus lewat mana, usaha mereka hanya mengikuti jalan saja. Sembari berjalan Fanny menelpon Vieds. Menanyakan keberadaannya, sudah sampai lokasi mana, karena tadi jejaknya tidak kelihatan. Berkali – kali Fanny telepon tidak diangkat. Setiap belokan Fanny dan Haichi panic mana yang dipilih untuk melanjutkan perjalanan. Bermodalkan bertanya perjalanan bisa dilanjutkan.
“ Vieds sekarang dimana?” tanya Fanny dalam telepon.
“Di Alam Sutera”
“Ha! Sudah di Alam Sutera!, tunggu ya..jangan ditinggal, kok ditinggal sich? Kita kan nggak tahu jalannya”. (suara Fanny yang cemas tersesat)
“Iya” jawab Vieds
Jalan lurus panduan Haichi dan Fanny. Keluar dari jalan sedang dan macet sampai jalan raya ada tulisan “PASAR DELAPAN ALAM SUTERA” Fanny dan Haichi berkurang kepanikannya. Setidaknya kata pertama sebagai penujuk jalan sudah di lewati. Fanny dan Haichi termasuk orang yang baru memasuki kawasan elit di daerah ini.. hm… kagum dalam hati sambil memuji fasilitas ini dan itu. Ya… itu merupakan penyaluran kepanikan mereka. sebenarnya hati mereka masih bertanya – tanya dimana Vieds berhenti.
Beberapa lokasi sudah di lewati sampai di depan BINUS UNIVERSITY Fanny menghubungi Vieds dengan telepon genggamnya.” Dimana Vieds?”
“Di Alam Sutera, aku tunggu disini, buruan”
“ Hey, kita di depan Binus kalo ke tempat berhentimu jalan kemana?”
“Wah aku nggak tahu, bentar aku tanya orang dulu”
“Kemana?”
“Lurus ya Fanny, aku tunggu disini”
Haichi bergegas menyetir motornya berharap segera bertemu Vieds. Perjalanan sudah sangat melelahkan. Dari Binus lurus sampai di boulevard Alam Sutera. Pedoman Haichi dan Fanny jalan lurus terus. Tapi tak kunjung menemukan Vieds. Apalagi ditambah dengan jalan raya yang padat dengan truck angkutan barang, mobil yang ampun berjubel dan begitulah seperti daerah Periuk Jakarta Utara. Susah menyeberang.
“Thek” motor yang kami tumpangi hampir senggolan dengan motor lain berkecepatan lebih tinggi disbanding Haichi. Panic tambah parah, jalan makin panas, entahlah.” Ini mau muter arah atau lurus?”tanya Haichi
“Coba tanya Vieds lagi ya…” Haichi mengangguk
“Vieds dimana?”tanya Fanny
“Aku di depan Alamsutera di pertigaan Rawa Kutub. Cepetan, jangan lama – lama”jawab Vieds yang sudah bosan menunggu terlalu lama.
Pedoman Haichi dan Fanny adalah jalan terus lurus. Namun hati mereka berdua ragu ini dengan lokasi yang semakin asing di mata mereka.
“Tanya dulu sama orang “kata Fanny
Haichi mengehentikan motor didepan orang.”Pak maaf mau tanya Alam sutera rawa kutub dimana ya?”
“Rawa kutub?, Rawa buntu kali neng”. Fanny meragukan apa yang dimaksud Vieds Rawa Buntu kali ya…sama –sama rawa apa gimana? Mereka kebingungan.
Pertunjuknya adalah JALAN LURUS!
Kepanikan, kecemasan tersesat mengambil jalan Vieds dan Fanny meningkat. Dan mereka menelfon Vieds lagi.
“Vieds dimana sich? Kok jauh banget kita sudah di MATAHARI Serpong bagaimana? Kita kemana? Kita nggak tahu harus kemana?”
“Waah jangan lama -lama, kalian dimana aku tidak tahu itu dimana ya sudah muter balik saja ya”jawab Vieds
“Jangan kemana- mana kami mau puter balik”
Fanny dan Haichi panic. Tidak ada jalan yang bisa digunakan untuk mengambil jalan pintas. Melaju dan terus melaju “LURUS”.
Sampailah Haichi dan Fanny di bunderan yang bertulis huruf capital berwarna ungu BSD CITY
“Hah! Ini sudah di BSD” sontak Fanny dan Haichi terkaget –kaget. Mereka sadar banget sudah jalan terlalu jauh.
Mau tidak mau muter balik jauh terlewati. Akhirnya sudah berputar putar 2X. mereka sepakat bertemu di boulevard yang ada jam Alam Sutera. Saling menyusul dan disini menjadi puncak ketegangan. Fanny dan Haichi yang sudah kelelahan berputar- putar mencari Vieds, sedangkan Vieds sudah bosan dan gemas menunggu terlalu lama. Bahkan sempat putus asa mau pulang tidak jadi ikut acara.
Akhirnya mereka bertemu di depan Rumah Sakit depan Boulvard Alam Sutera.Tertawa, teriak, gemas, Marah, senang ,lega campur aduk yang dirasakan mereka.
Mereka bisa berjalan depan belakang dengan jarak masih bisa terlihat. Sempat bingung tentang jalur jalan menuju lokasi acara mereka. Vieds berusaha tanya kepada salah satu petugas pemerintahan. Ternyata tempat yang menjadi momok tadi adalah jalur yang benar menuju ke lokasi.
“Yaaaaaaaaaaaaaaa…………”
Antara senang dan sebel mereka melintasi jalur sampai tiba dilokasi.
Ketika sudah sampai dilokasi mereka merasa kelelahan mereka terobati. Bahagia disela kelelahan. Hm…………huft^_^
“Akhirnya sampai juga”
Habis mereka sebel – sebelan mereka bertiga tertawa dan tersenyum lagi..
Ujian belum berakhir. Ketika registrasi nama Fanny tidak ditemukan padahal sudah didaftarkan bersama dengan yang lain. Dicari dan dicari tidak ditemukan. Solusi dari panitia menulis dihalaman lain. Itupun usulan dari Haichi. Vieds menguatkan bahwa nama Fanny sudah dikirim( didaftarkan) lewat sms.
Registrasi usai, tempat duduk penuh. Ada sich tempat duduk tapi ada anak – anak sedang bermain. Tak tega meminta mereka untuk berpindah. Ada Ibu separuh baya menghampiri mereka. Bukan untuk menyambut mereka tetapi diminta tolong angkat kursi
“Huft…sudaaaaaaaaaah belum nafas angkat kursi “ada keluahan yang keluar hm…..
4 kursi sudah diangkat akhirnya Fanny, Haichi, dan Vieds bisa duduk lega…
Mereka tidak bertiga masih ada tiga sahabat mereka yang sudah datang terlebih dahulu.
Kursi sudah mereka duduki dan mereka semua fokus kepada pembicara yang terkenal dari kota Gudeg. Meskipun hanya dapat kurang lebih 20 menit
Begitulah pengalaman Haichi, Vieds, dan Fanny. Kisah ini mengajarkan pengalaman menarik:
1. Tujuan mereka untuk mendapatkan ilmu sehingga Allah menguji ukhuwah mereka. meskipun marah dan sebal mereka masih memendam cinta kepada Robbnya sehingga ketika sudah berganti menit silaturahim tetap terjaga
2. Ada yang tidak baik dipenghujung cerita. Peserta baru datang diminta angkat kursi. Mungkin emosi sesaat mengeluh. Wajar karena habis berjuang di jalan untuk sampai di lokasi. Semoga Allah memaafkan mereka. dan tetap memberi keberkahan dari ilmu yang didapat hari ini.
3. Komunikasi tetap terjalin meskipun dalam kondisi genting.tidak hanya saat senang saja komunikasi terjalin.
4. Bersyukur betapa indahnya hari kita sekarang ^_^ dan jadikan pribadi dan jiwa kita penebar kebaikan yang bermanfaat

10 tipe konsumen Indonesia, apakah kita salah satunya?

10 tipe konsumen Indonesia, apakah kita salah satunya?

Menurut Handi Irawan *perilaku konsumen Indonesia dikategorikan menjadi sepuluh, yaitu:

1.Berpikir jangka pendek (short term perspective), ternyata sebagian besar konsumen Indonesia hanya berpikir jangka pendek dan sulit untuk diajak berpikir jangka panjang, salah satu cirinya adalah dengan mencari yang serba instant.

2.Tidak terencana (dominated by unplanned behavior). Hal ini tercermin pada kebiasaan impulse buying, yaitu membeli produk yang kelihatannya menarik (tanpa perencanaan sebelumnya).

3 Suka berkumpul. Masyarakat Indonesia mempunyai kebiasaan suka berkumpul (sosialisasi). Salah satu indikator terkini adalah situs social networking seperti Facebook dan Twitter sangat diminati dan digunakan secara luas di Indonesia.

4.Gagap teknologi (not adaptive to high technology). Sebagian besar konsumen Indonesia tidak begitu menguasai teknologi tinggi. Hanya sebatas pengguna biasa dan hanya menggunakan fitur yang umum digunakan kebanyakan pengguna lain.

5. Berorientasi pada konteks (context, not content oriented). Konsumen kita cenderung menilai dan memilih sesuatu dari tampilan luarnya. Dengan begitu,konteks-konteks yang meliputi suatu hal justru lebih menarik ketimbang hal itu sendiri.

6.Suka buatan Luar Negeri (receptive to COO effect). Sebagian konsumen Indonesia juga lebih menyukai produk luar negeri daripada produk dalam negeri, karna biasa dibilang kualitasnya juga lebih bagus dibanding produk di indonesia

7. Beragama(religious). Konsumen Indonesia sangat peduli terhadap isu agama. Inilah salah satu karakter khas konsumen Indonesia yang percaya pada ajaran agamanya. Konsumen akan lebih percaya jika perkataan itu dikemukakan oleh seorang tokoh agama, ulama atau pendeta. Konsumen juga suka dengan produk yang mengusung simbol-simbol agama.

8. Gengsi (putting prestige as important motive). Konsumen Indonesia amat getol dengan gengsi. Banyak yang ingin cepat naik “status” walau belum waktunya. Saking pentingnya urusan gengsi ini, mobil-mobil mewah pun tetap laris terjual di negeri kita pada saat krisis ekonomi sekalipun.

Menurut Handi Irawan D, ada tiga budaya yang menyebabkan gengsi. Konsumen Indonesia suka bersosialisasi sehingga mendorong orang untuk pamer. Budaya feodal yang masih
melekat sehingga menciptakan kelas-kelas sosial dan akhirnya terjadi “pemberontakan” untuk cepat naik kelas. Masyarakat kita mengukur kesuksesan dengn materi dan jabatan sehingga mendorong untuk saling pamer.

9. Budaya lokal (strong in subculture). Sekalipun konsumen Indonesia gengsi dan menyukai produk luar negeri, namun unsur fanatisme kedaerahan-nya ternyata cukup tinggi. Ini bukan berarti bertentangan dengan hukum perilaku yang lain.

10. Kurang peduli lingkungan (low consciousness towards environment). Salah satu karakter konsumen Indonesia yang unik adalah kekurangpedulian mereka terhadap isu lingkungan.

Lirik lagu Weather (cuaca),Plants, Family, lagu islami dan lagu – lagu khas Jawa

Lirik lagu Weather (cuaca),Plants, Family, lagu islami dan lagu – lagu khas Jawa

Weather and Season
SKY Cipt : (Mr Iman & Syafir)
The sky is (big 3X)
It has a lot something to see
Now look up the sky
What do we see
We see a cloud’s line and puffy
It’s a beautiful day

Oh no the clouds are changing
The clouds are getting grey
We see lighting we hear thunder
Oh no it’s a rainy day

Now look up the sky
What do we see
The sun and the beautiful rainbow
We can go outside now… Yipppiiiiiii

Now look up the sky
What do we see
We see the moon and the star
And the little girl
Sssttttt… it’s time to sleep

The sun comes up ( www. dreamenglish.com)

The sun comes up
Up up up up up
up up up up up up

The rain comes down
Down Down
Down Down Down
Down Down Down
Down Down Down

How is the weather?
How is the weather?
Its Sunny
Sunny 3X

How is the weather?
How is the weather?
Its Cloudy
Cloudy 3X

The sun comes up
Up up up up up
up up up up up up

The rain comes down
Down Down
Down Down Down
Down Down Down
Down Down Down

How is the weather?
How is the weather?
Its Rainy
Rainy 3 X
How is the weather?
Its Snowy
Snowy 3X

The sun comes up
Up up up up up
up up up up up up

And The rain comes down
Down Down
Down Down Down
Down Down Down
Down Down Down

How is the weather?
How is the weather?

Incy wincy spider ( www.youtube.com)
Incy wincy spider clim up the water spout
Down came the rain
And wash poor incy out
Out came the sun shine
And dried all the rain
And incy wincy spider
Climb up the spout again
Spring is here

Plants
PLANTS ( Ms. Beb)
Root, stem leave, branch, fruit. and flower (2X)
They are part af plant we call tree (2X)
Root carring water from the ground
Pam param pam pam pam
Stem carring water to the branch
Make a food with the sun that a plant

Plant a tree (Ms.Ayu)
Common every body
Let’s plant a tree
Common every body
Let’s follow me
Dig the ground
Let’s dig dig dig
Water it down
Let’s water water water
Put it in the sun
Sun sun sun
Plant a tree
Is so much fun
Common every body
Let’s plant a tree
Common every body
Let’s follow me

LIHAT KEBUNKU
Lihat kebunku , penuh dengan bunga, ada yang putih ,dan ada yang merah, setiap hari ku siram semua, mawar melati semuanya indah

Family
Meet my Family
Come and meet my family
Meet My family 2X
Come and Meet My family
Please come and meet them with me

Come and meet my father (hallo)
meet my father (hallo)
meet my father (hallo)
Came and meet my father (hallo)
Please come and meet him with me

Come and meet my mother (nice to meet you )
meet my mother (nice to meet you )
meet my mother (nice to meet you )
Come and meet my mother (nice to meet you )
Please come and meet her with me

Come and meet my Sister (hai)
meet my Sister (hai)
meet my Sister (hai)
Come and meet my Sister (hai)
Please come and meet her with me

Come and meet my baby brother (baby laugh)
my baby brother (baby laugh)
my baby brother (baby laugh)
Come and meet my Sister (baby laugh)
Please come and meet him with me
Hai good bye
Goodbye 2X

Family (miss Ayu )
A family’s people
And a family’s love
That’s a family
The grow in all different sizes
And different kinds
But mine’s just right for me
Yeaaah …mine’s just right for me
My mother cook’s at home
And my father works
That’s my family
My brother goes to school
My sister clean her room
My family is right for me
Yeah, I love my family

Satu – satu
Satu –satu aku sayang Ibu
Dua – dua juga sayang ayah
Tiga – tiga sayang adik kakak
Satu dua tiga sayang semuanya

DAYS (www.youtube.com)
Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sunday comes again

Month of the year
January February March and April is of the month of the year
May and June July and August is of the month of the year
There twelve months can sing this song
There twelve months it one take long
September Oktober November Desember is of the month of the year
I hope that now you can remember that this is all the month of the year

RUKUN ISLAM
Rukun islam yang lima
syahadat, sholat puasa
Zakat untuk si papa
haji bagi yang kuasa
Siapa tidak sholat
Dor!!!
Allah tak akan sayang
Siapa yang suka zakat
akan menjadi kaya

RUKUN IMAN ITU (laskar pelangi)
Rukun iman itu ada enam perkara
Pertama iman pada Allah yang kuasa
Kedua malaikat
Ketiga kitab – kitab
Ke empat para rasul
Kelima hari kiamat
Ke enam beriman kepada qodho dan qodar

Number 1-10 (Ms. Ayu)
One , two buckle my shoes
Three, four shut the door
Five, six pick up stick
Seven, eight let them straight
Nine, ten let’s do it again
One , two buckle my shoes
Three, four shut the door
Five, six pick up stick
Seven, eight let them straight
Nine, ten a big fat hen

Pinokio (youtube.com)
Every body in
Every body out
Every body turn around
Every body jump
Hey
Every body ready
Here we go
That’s to Pinokio
Right on
Left on
Rigth leg
Left leg
Clean up
Turn around
Sit down

Javanesse song ( tema 3)
Gambang Suling
Karangan / Ciptaan : Ki Narto Sabdo
Gambang suling ngumandang swarane
Tulat tulit kepenak unine
Unine mung nrenyuh ake
Barengan lan kentrung ketipung suling
Sigrak kendangane
Lir Ilir
Lir ilir lir ilir tandure wes sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh temanten anyar
Cah angon cah angon penekna blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodotira
Dodotira dodotira kumintir bedah ing pinggir
Dondomana jrumatana kanggo seba mengko sore
Mumpung padang rembulane
Mumpung jembar kalangane
Sun suraka surak hiyo
Padang Wulan
Yo ‘pra kanca dolanan ing jaba
padhang wulan padhange kaya rina
Rembulane e sing awe-awe
ngelingake aja padha turu sore
Yo ‘pra kanca dolanan ing jaba
rame-rame kene akeh kancane
Langite pancen sumebyar rina
yo padha dolanan sinambi guyonan

Dhondhong Apa Salak

Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
Gendong apa mbecak, m’laku timik-timik
Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
Gendong apa mbecak, m’laku timik-timik
Atik ndherek Ibu tindak menyang pasar
Ora pareng rewel ora pareng nakal
Ibu mengko mesthi mundhut oleh-oleh
Kacang karo roti Atik dhiparingi
Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
Gendhong apa pundhak aja ngithik-ithik

Cublak – cubla suweng versi 1
cublak cublak suweng
suwenge ting geletek
nganggo kepudung solek
tak ijo royo-royo
sopo gelem delekake
sir – sir pong ‘dele bodhong
sir – sir pong ‘dele bodhong
sir – sir pong ‘dele bodhong-dhong-dhong–dhong ….
Cublak – cubla suweng versi 2
cublak cublak suweng
suwenge ting geleteng
mambu ketundung gudel
tak gempo lewa lewo
sopo ngguyu delekake
sir – sir pong dele kopong
sir – sir pong dele kopong
sir – sir pong dele kopong
Suwe ora jamu
Suwe ora jamu
Jamu godong telo
Suwe ora ketemu
Ketemu pisang gawe gelo
Bapak Pucung
Bapak Pucung dudu watu dudu gunung
Sangkane ing sebrang
‘ngon-ingone sang Bupati
Bapak Pucung yen m’laku lembehan grana

Gethuk (versi sekolahalam Bintaro )
Gethuk asale soko telo
Moto ngantuk iku tambane opo?
Gethuk asale soko telo
Yen ra pethuk atiku rodo
Jo ngono…
Ojo ojo ngono….
Yen dolanan
Kudu ngati – ati

Jaranan

Jaranan jaranan jarane jaran Teji
Sing numpak Mas Ngabehi, sing ngiring para abdi
Jrek jrek nong, jrek jrek gung jrek ejrek turut lurung
Gedebuk krincing gedebuk krincing thok thok gedebuk jedher
Gedebuk krincing gedebuk krincing thok thok gedebuk jedher

Gundul Pacul
Pencipta / Pengarang Lagu dan Lirik : R.C. Hardjosubroto
Gundul gundul pacul cul gelelengan
Nyunggi nyunggi wakul kul gembelengan
Wakul ngglimpang segane dadi dak ratan
Wakul ngglimpang segane dadi sak ratan
Bengawan Solo

Cipt :Gesang
Riwayatmu ini
Sedari dulu jadi…
Perhatian insani

Musim kemarau
Tak seberapa airmu
Dimusim hujan air..
Meluap sampai jauh

Mata airmu dari Solo
Terkurung gunung seribu
Air meluap sampai jauh
Dan akhirnya ke laut

Itu perahu
Riwayatnya dulu
Kaum pedagang selalu…
Naik itu perahu

Bengawan Solo
Riwayatmu ini
Sedari dulu jadi…
Perhatian insani

Musim kemarau
Tak seberapa airmu
Dimusim hujan air..
Meluap sampai jauh

Mata airmu dari Solo
Terkurung gunung seribu
Air meluap sampai jauh
Dan akhirnya ke laut

Itu perahu
Riwayatnya dulu
Kaum pedagang selalu…
Naik itu perahu

Pinokio ( www.youtube.com)
Every body in
Every body out
Every body turn around
Every body jump
Hey
Every body ready
Here we go
That’s to Pinokio
Right on
Left on
Rigth leg
Left leg
Clean up
Turn around
Sit down

Good morning (Ms.Ayu)
Good morning every body how are you ?
Just fine !!!
Good morning every body how are you ?
Just fine!!!
Good morning every body
Good morning every body
Good morning every body how are you?
Just fine!!!
Hello, hello, hello
Hello and how do you do
I am glad to be with you,
And you, and you, and you
Sya la la la….la la….
Sya la la la lala….
Hello hello how are you
Hello hello how are you
How are you this morning
I’m fine I hope you too
I’m fine I hope you too
Hope you too This morning (2X)

Go home (Ms.Ayu)

Do you wanna go home
Do you wanna go home
Do you wanna go home?
Yes I wanna go home
Sya la la …
Sya la la
Getting ready to home
Say good bye
To teacher
Say good bye
To friends

Head on (Pearson)

Head on your hand
Head on your shoulder
Now sit down
And look at me..
Head on your hand
Head on your shoulder
Now stand up
And look at me..

Clean up ( www.youtube.com)

Clean up
Clean up
Every body let’s clean up
Clean up
Clean up
Put your thing away

Tidy up
Every body tidy up
Tidy up tidy up
Every body tidy up
Just like………….
Wash your hand
Every body wash your hand
wash your hand wash your hand
Every body wash your hand
Just like………….

Wudhu

Cuci dua tangan lalu kumurlah
Bersihkan hidung cuci mukamu
Cuci tangan kanan
Cuci tangan kiri
Basuhlah rambut
Telinga lalu kaki

Secangkir motivasi untuk sang Guru

Secangkir motivasi untuk sang Guru

Tujuan pendidikan adalah mempersiapkan generasi muda
Untuk mendidik diri mereka sendiri seumur hidup mereka.
(Robert Maynard Hutchins)
________________________________________
Pendidikan bukanlah sesuatu yang diperoleh seseorang,
Tapi pendidikan adalah sebuah proses seumur hidup
(Gloria Steinem)
________________________________________
Apa yang ingin dipelajari murid
Sama pentingnya dengan apa yang ingin diajarkan Guru
(Lois E.LeBar)
________________________________________
Bertindaklah seolah apa yang kau lakukan membuat perbedaan
Karena kenyataannya memang begitu
Ajari murid-murid menggunakan bakat apapun yang mereka miliki.
Hutan akan sunyi jika yang berkicau hanyalah burung-burung yang paling merdu kicaunya
Kita cemas akan jadi apa anak kita nantinya. Namun kita lupa bahwa ia sudah jadi seseorang sekarang
(Stacia Tusher)
________________________________________
Mengajar bukan profesi. Mengajar adalah kegemaran
Aku telah mencapai sebuah kesimpulan yang menakutkan bahwa aku adalah unsur penentu di dalam kelas.
Pendekatan pribadikulah yang menciptakan iklimnya
Suasana hatikulah yang membuat cuacanya.
Sebagai seorang Guru, aku memiliki kekuatan yang sangat besar untuk membuat hidup seseorang menderita atau gembira.
Aku bisa menjadi alat penyiksa atau pemberi ilham, bisa bercanda atau mempermalukan, melukai atau menyembuhkan.
Dalam semua situasi, reaksikulah yang menentukan, apakah sebuah krisis akan memuncak atau mereda dan apakah seseorang akan diperlakukan sebagai manusia atau direndahkan.
( Haim Ginott)
________________________________________
Anak-anak di dalam kelas kita mutlak lebih penting daripada pelajaran yang kita ajarkan kepada mereka
(Meladee McCArty)
________________________________________
Aku seorang Guru
Guru adalah seorang pemimpin
Tidak ada keajaiban dalam pekerjaanku
Aku tidak berjalan di atas air
Aku tidak membelah lautan
Aku hanya mencintai anak-anak
(Marva Collins)
________________________________________
Kau bisa membayar orang untuk mengajar tapi kau tak bisa membayar mereka untuk peduli
(Marva Collins)
________________________________________
Salah satu hal yang bisa dilakukan seorang Guru adalah mengirim pulang seorang murid di siang hari dalam keadaan menyukai diri mereka sedikit lebih daripada ketika ia datang di pagi hari
(Ernest Melby)
________________________________________
Anak-anak adalah sumber alam kita yang paling berharga
(Herbert Hoover)
________________________________________
Setiap murid bisa belajar, hanya saja tidak pada hari yang sama atau dengan cara yang sama
(George Evans)
________________________________________
Jika kau harus berteriak, lakukanlah untuk membangkitkan semangat seseorang
Rahasia pendidikan adalah menghormati sang murid
(Ralph Waldo Emerson)
________________________________________
Mengajari anak-anak berhitung memang bagus, tapi yang terbaik adalah mengajari mereka apa yang perlu diperhitungkan
(Bob Talbert)
________________________________________
Yang hebat didunia ini bukanlah tempat dimana kita berada
Melainkan arah yang kita tuju
(Oliver Wendell Holmes)
________________________________________
Arah yang diberikan pendidikan adalah untuk mengawali hidup seseorang akan menentukan masa depannya
(Plato)
________________________________________
Murid yang dipersenjatai dengan informasi, akan selalu memenangkan pertempuran
(Meladee McCarty)
________________________________________
Seorang Guru
Menggandeng tangan, Membuka pikiran
Menyentuh hati, Membentuk masa depan
Seorang Guru berpengaruh selamanya
Dia tidak pernah tahu kapan pengaruhnya berakhir
(Henry Adam)
________________________________________
Kebajikan atau pengetahuan saja takkan cukup sebagai modal menjadi Guru
Anugrah mengajar adalah bakat yang khas dan melibatkan kebutuhan
Serta hasrat dalam diri sang Guru sendiri.
(John Jay Chapman)
________________________________________
Salah satu tanda seorang pendidik yang hebat adalah kemampuan memimpin murid-murid menjelajahi tempat-tempat baru yang bahkan belum pernah didatangi sang pendidik
(Thomas Groome)
________________________________________
Mengajar berarti belajar lagi
(Oliver Wendell Holmes)
________________________________________
Guru biasa memberitahukan
Guru baik menjelaskan
Guru ulung memeragakan
Guru hebat mengilhami
(William Arthur Ward)
________________________________________
Aku menyentuh masa depan. Aku mengajar
(Christa McAuliffe)
________________________________________
Kita tidak selalu bisa membangun masa depan bagi generasi muda, tapi kita bisa membangun generasi muda untuk masa depan.
( Franklin D Roosevelt)
________________________________________
Kita tidak bisa mengajari orang apapun
Kita hanya bisa membantu mereka menemukannya di dalam diri mereka
(Galileo Galilei)
________________________________________
Jika kau memberi tahu mereka, Mereka hanya akan melihat gerakan bibirmu
Jika kau menunjukan kepada mereka, Mereka akan tergoda untuk melakukannya sendiri
(Maria Montessori)
________________________________________
Yang penting bukan bagaimana caramu hidup, Tapi hidup siapa yang kamu ubah dengan hidupmu
Seorang majikan bisa memberitahumu apa yang ia harapkan darimu, Tapi seorang Guru membangkitkan pengharapanmu sendiri
(Patricia Neal)
________________________________________
Seni mengajar dalah seni membantu penemuan
(Mark Van Doren)
________________________________________
Aku bukan seorang Guru tapi seorang pembangkit
(Robert Frost)
________________________________________
Tujuan mengajar adalah untuk membuat anak bisa maju tanpa Gurunya
(Elbert Hubbard)
________________________________________
Jangan pernah meragukan keberhasilan
Sekelompok kecil orang yang bertekad mengubah dunia
Karena hanya kelompok seperti itulah yang pernah berhasil melakukannya
(Margaret Mead)
________________________________________
Setiap orang berbakat di bidang tertentu
Kita hanya harus menemukan apa bakatnya
(Evelyn Blose Holman)
________________________________________
Aku bukan seoarang Guru hanya sesama musafir yang kau tanyai arah
Aku menujuk ke arah depan—kedepan diriku sendiri dan ke depan dirimu
(George Bernard Shaw)

Teacher_CAMP ADVANTURE; Sekolahalam Bintaro part 5 (finish)

Teacher_CAMP ADVANTURE; Sekolahalam Bintaro part 5 (finish)

Kembali lagi pada wakti isomasma. Hey…seru sekali kelompok wayang. Menunya ajiiiiiiiiiib… (lagi dan lagi versi hutan) seandanya tapi nikmatnya luarbiasa. Nasi dengan lauk ikan asin yang dimasak oleh salah satu cheff kelompok kami… Alhamdulillah serasa makan penuh berkah…heheh coba banyangin serunya kita makan dengan kondisi gelap – gelapan, tetap saja nikmat. Alhamdulillah.

Malam gelap. Iya pasti.hehe.aktiviatas terlihat dengan senter yang dibawa panitia dan peserta. Kegitan malan tidak sepadat tadi siang. Peserta hanya diminta untuk unjuk karya dan kreativitas masing – masing. Hm… konon menghibur. Ya ternyata benar menghibur. Kelompokku “wayang” sibuk dengan memasak hehe.tapi tetap tugas buat yel tuntas dalam waktu sekejap. Soal tampil kami pun sempat minder lihar kelompok lain yang begitu siap untuk berkreasi di depan peserta lain. Hm… lagi – dan lagi ide dadakan ala kadarnya. Kami tetap tampil..

Group wayang menampilkan puisi dengan memperkenalkan sedikit naman wayang. Group yang lain ada yang menampilkan drama dan puisi, ada yang menampilka drama komedi ada yang menampilkan drama saja.. is Okay …
Sleeping time setelah minum susu hangat yang disediakan panitia. Mataku sembab dan hampir seluruh tim seperti itu..dalam kelompok kami dibagi dua shift. Aku shift pertama. Baca doa langsung tak dengar apa – apa. Alhamdulillah sleeping bag menjadi tempat tidur yang nyaman hari ini.

***

Pukul 01.00 WIB aku bangun bergantian jaga. Memang kondisinya masihn gantuk. Sambil berjaga aku tertidur pukul 02.00 karena tidak kuat menahan kantuk. Alhamdulillah temanku terjaga…aku terbangun pukul 03.00 WIB. Begerak membangunkan kawan2 untuk segera bersiap melakukan aktivitas lagi. sepagi ini. Iya!. Masih manusiawi bila dibandingkan waktu SMA ku dulu jam 12.00 malam diminta melintasi areal ini dan itu..
Kelompok wayang adalah kelompok pertama di group putri yang akan menjelajah zona hutan di pagi2 buta.

Senter menjadi alat yang paling penting sekarang. Saat berbaris kami satu kelompok diberikan 1 kalimat pesan dan 1 sandi. Aku melihat group putra sudah memulai perjalanan mereka. Sambil komat – kamit menghafal sandi dan kalimat yang harus disampaikan di setiap pos yang kami lewati, kelompok yang lain mulai dibangunkan.

Panitia mengatakan “ saya ke kelompok yang lain, kalau saya menyalakan senter ke sini berarti jalan salah satu personel ya?” kami mengiyakan. Jalannya sendiri – sendiri. dimulai dari ketua kelompok (Bu T) kemudian Bu A, Bu R lalu aku diurutan ke empat. Aku fikir jalan akan semakin mudah karena sedang terang bulan.

Pelan pelan aku lewati jalan menurun, tak ada sorot senter, melewati wilayah pick up. Aku piker lurus ternyata ada yang memanggilku orang berbaju putih “ mau kemana? Kesini” aku tak menjawab tapi kubalas dengan senter tiga kali dari atas ke bawah. Kuhentikan senter ketika aku memastikan orang ini adalah panitia. “kesana “ orang tersebut menunjukkan arah perjalanan. Aku sempet kepikiran itu siapa? Bukan panitia, kok ada disitu.. mungkin warga…”ah tak apalah jalan saja”kataku sambil jalan.

Jalan aspal. Sepi banyak pohon tinggi, rembulan masih terlihat jelas. Ada dua senter. 1 diatas harus naik. Satu ke sebelah kanan. Posisi senternya sama seperti bergerak mencari jejak. Hm… aku memutuskan untuk naik. Tak jauh dari aspal sekitar lima langkahku ternyata ada symbol “sabin” dikertas putih yang diplastikin bertuliskan “sabin”. Sambil berfikir, panitia tidak memberi tahu ada symbol di sepanjang perjalanan. Mungkin apa karena kami sudah besar kali ya.. jadi tidak diberu tahu… entahlah yang jelas tanda tadi cukup membantuku. Aku naik terus dan bertemu dengan 2 teman satu kelompok.

Jarak pertemuan kami sangat dekat akhirnya di pos kami dipisahkan. Pos pertama lancar… selanjutnya pos bayangan…hehe seperti patung pos bayangannya.. ya ya ya..sampai tujuan juga kembali ke tenda dengan selamat.

Heran! Kenapa aku yang sampai duluan mana ketua kelompokku… berikutnya temanku no 3, no 2, dan sampai no terakhir tapi no 1 belum sampai. Kami sempat saling bertanya kemana ketua kelompok kami kok belum sampai di lokasi?

Kepikiran panitia menyandranya, tapi tidak mungkin, atau tersesat sama seperti kelompok lain? Ah tidak juga. Satu persatu anggota kelompok lain berdatangan. Meskipun ada yang tersesat tapi bisa di temukan di lokasi yang tidak jauh dari tempat kegiatan. Dan kelua kelompok kami belum jua datang.
Akhirnya kami beranikan untuk bertanya kepada panitia perihal masalah ini. Benar! Panitia tidak tahu, kami pun semakin khawatir kemana ? tersesat dimana? Sumber dikumpulkan dan sampai seluruh panitia di fokuskan mencari setelah sholat subuh.

Kegiatan difokuskan pada pencarian salah satu teman kami yang tak kunjung kembali. Bayangkan dari jam 03.00 – 06.00 belum kembali. Berarti kalau jalan sudah sangat jauh. lagi dan lagi pergi kemana? Jalan kemana?. Salah satu peserta ada yang tersesat juga. Alhamdulillah bisa kembali . tapi yang ini???
Panitia fokus pada evakuasi sedang peserta diminta melakukan aktivitas seperti biasa.dan lucunya disana ada penjual nasi uduk. Kontan karen apeserta banyak yang lapar. Dibelilah nasi uduk seharga Rp 5000. Cukup untuk menghilangkan lapar.

Menu sarapan kami singkong dan kentang rebus. Dan bubur kentang bawang goreng. Sudah pukul 08.00 WIB, menunggu informasi Alhamdulillah ketua kami kembali dengan selamat. Sedikit lega…Alhamdulillah
Mendadak tenda ami seperti ada artis.hehe iya..lakon pehlawannya sudah ketemu.. dan jujur kami semua senang sekali ^_^

Kegiatan kembali padat setelah sarapan. Ya..mengukur jembatan dengan simulasinya dibawah adalah sungai, mengukur ketinggian air terjun, rafling/rafting lupa? Dan terakhir penyelamatan (resque untuk korban )dengan menggunakan flying fox.

Kelompok kami kejatah mengukur jembatan. Disini tidak ada masalah. Mengukur ketinggian aiur terjun juga tidak ada masalah, lalu yang menjadi pemicu adrenalin yang menerbangkan orang pkai tandu.
Hujan turun lebat saat kami menuju rafting/rafling. Mengukur rute perjalanan menggunakan kompas. Menentukan titik azimut dan back azimuth. Tidak jauh dari perjalanan kami naik gunung. Panitia buru2 meminta kami kembali. Dan tanpa piliha lain kami harus melewati satu tantangan lagi. menyeberangkan salah satu teman (korban) menggunakan flying fox.. dan bawahnya sungai (beneran sungai gede banyak batunya )

Perlu dipertimbangkan safety procedure, instalasi, perlengkapan, webbing dll. Bismillah kerja sama kelompok semua bisa melewati tantangan dengan baik. Alhamdulillah. Penutupan
Eits sebelum ditutup kami makan siang. Kali ini kami disediakan panitia. Menunya sate..heheh plus bubur buatan kami tak kalah enak dan masih hangat. Dalam kondisi hujan bubur hangat yang kami buat menjadi sesuatu banget heheh. Makan siang bersama. Dan penutupan dilanjutkan perjalanan pulang…
Kemenangan yang baik adalah kemenangan yang dicapai dengan usaha. Komunikasi yang baik menjadi modal utama mencapai keberhasilan team…indahnya 2 hari ini semoga Allah memberkahi aktivitas kita

Bintaro memories.. “November beraksi”
By ekasafitridelapanenam@yahoo.com